Menulislah Agar Engkau Abadi - Halimah Daily

Home Top Ad

Post Top Ad

Saturday, 18 April 2015

Menulislah Agar Engkau Abadi

Saya tidak akan pernah lupa pada seorang kakak yang menyemangati saya. Seseorang yang menerikakkan ; 

menulislah!
Ayo menulis!
Kamu pasti  bisa!

Dan banyak lagi dorongannya yang memotivasi saya. Intinya saya diminta untuk menulis.

Suara-suara dari kanan ikut mendukung, tak henti-hentinya mengompori agar saya semangat menulis. Tpi suara-suara dari kiri pun tak kalah heboh meneriakkan larangannya. Sehingga sekali waktu saya merasa bimbang.

Diluar dari itu, kecintaan saya pada buku-buku semakin hari semakin mendalam. Kemudian mendatangkan kekaguman pada sudut pandang penulis . datanglah rasa cemburu. Saya ingin seperti mereka. Seperti para penulis itu.

Ada kutipan yang saya suka dari seorang penulis jenius negri ini, kemudian saya jadikan sebagai pemicu semangat memburu ilmu.

“Buku adalah guru yang paling sabar, ia tak pernah mengeluh jika si pembaca tak juga mengerti. Ia rela terus dibolak balik sampai lecek. Buku juga memberikan pendalaman materi  yang lebih jika dibandingkan kita hanya mendengar kuliah”

(yunsirno-dalam buku: keajaiban belajar)

Saya juga termotivasi ketika membaca buku penulis produktif  Afifah Afra, dalam bukunya How To Be A Brilliant Writer. Ia mengatakan bahwa menulis bisa dijadikan ajang amal ma’ruf nahi munkar. 

Dengan menjadi penulis maka kita bisa berdakwah. Kata  mbak Afra,  dengan dakwah bil qalam, kita mampu menjangkau banyak orang, tanpa harus bersusah payah menemui mereka. Pemikiran-pemikiran kita akan tersebar lebih missal ketimbang ketika kita berdakwah secara langsung.

Baiklah kalau begitu, ini artinya Allah telah memberi saya pilihan. Dan pilihan itu harus benar-benar saya pertimbangkan. Mengingat saya hanyalah hamba Allah yang tidak sempurna dan selalu ingin dapat menyempurnakan diri dihadapan-Nya atas dasar Cinta kepada-Nya.

Maka saya putuskan untuk menulis. Menulis apapun yang dapat saya tulis. Yang sekiranya pantas untuk dibaca oleh khalayak. Yang dapat memberi cahaya bagi yang membutuhkan pencerahan. Yang dapat menambah wawasan para pecinta ilmu.

Bismillah. Semoga pilihan saya ini kelak tidak menjadikan saya menyimpang dari niat saya di awal. Dan saya menuliskan ini adalah untuk saya baca kembali sutu ketika nanti, agar saya tidak lupa apa visi dan missi saya menulis .

Untuk kakak motivatorku, terimakasih atas supportnya. Semoga kita bisa sama-sama menjadi pendekar pena sejati. Amin.

satu lagi kutipan yang membuat saya senantiasa mengingat orang-orang yang memberi saya semangat:

“rayulah aku, dan mungkin aku tidak mempercayaimu.
Kritiklah aku, dan aku mungkin tidak menyukaimu
Acuhkanlah aku, dan aku mungkin tak memaafkanmu
Semangatilah aku, dan aku mungkin takkan melupakanmu”

(William athur)



No comments:

Post a Comment

Postingan Terbaru

Hambatan Dalam Berkomunikasi

Halimahdaily.com - Ada beberapa hal yang dapat menjadi penghambat atau penghalang dalam proses berkomunikasi. Penghambat tersebut dikena...

Translate

Post Bottom Ad

Halaman