Alur Takdir [Menghapus Kenangan Buruk Untuk Bertahan Hidup] - Halimah Daily

Home Top Ad

Post Top Ad

Saturday, 19 January 2019

Alur Takdir [Menghapus Kenangan Buruk Untuk Bertahan Hidup]


Halimahdaily.com - Menghapus kenangan buruk, bagi saya sangat mudah sekali. Pertama-tama, mungkin karena saya adalah tipe orang yang cuek. Tidak terlalu megambil pusing setiap persoalan.

Segala hal buruk saya anggap sebagai keniscayaan dalam hidup. Bukan sebagai boomerang yang menghalangi jalan saya untuk menemukan kebahagiaan. Bahkan dalam tangisan, saya sering menemukan senyuman. Tak ada hal yang benar-benar buruk.


Kenangan buruk dalam hidup saya hanya sedikit. Kenangan indah juga tak banyak. Bukan karena tak pernah terjadi apapun dalam hidup saya, tetapi karena sudah terlalu banyak peristiwa yang datang dan pergi silih berganti, terlalu sering berpindah-pindah tempat tinggal, dan terlalu sering beradaptasi dengan segala hal baru, sehingga saya tidak punya cukup ruang untuk mengenang masa lalu.

Jika masa lalu dianalogikan sebagai suatu kepastian, maka masa depan adalah suatu harapan. Untuk apa kita mengungkit hal-hal yang sudah pasti. Bukankah lebih baik membangun langkah-langkah  untuk menjemput harapan?

Menghapus kenangan buruk adalah cara saya bertahan hidup. Saya tidak suka jiwa dan raga saya menderita hanya karena satu dua hal yang terlewat dan tak bisa saya nikmati layaknya keinginan saya. Yang lalu biarlah berlalu. Begitulah adanya.

Seandainya orang di masa depan saya adalah dia yang dulu pernah bersama saya, menyakiti saya, dan mencampakkan saya. Tidak apa-apa. Ini takdir, namanya. Saya tidak akan mengungkit apa yang pernah terjadi, toh itu hanya batu loncatan menuju jalan takdir.

Atau, seandainya saya bertemu orang yang benar-benar baik dan selalu tulus kepada saya sampai akhir hayatnya, sementara saya berbeda jauh dengannya. Mudah-mudahan orang itu mau menerima saya apa adanya.

Saya tidak ingin membuang sedikitpun momen dihadapan saya. Bukan karena saya terlalu tangguh untuk sebuah kemungkinan buruk. Tapi karena saya butuh menempa mental sekuat baja supaya saya terlatih dengan derita.

No comments:

Postingan Terbaru

Hey, Kok Sedih? Perlu Sedikit Motivasi Untuk Move On?

Halimahdaily.com - Bukan begini cara menjalani hidup. Membuang banyak waktu dengan bertanya 'apa salahku?'. Tak perlu tanyakan i...

Translate

Post Bottom Ad

Halaman