Kamu Tidak Bermaksud Membunuhku Kan? [Cuplikan Spring Turns to Spring EP07] - Halimah Daily

Home Top Ad

Post Top Ad

Tuesday, 5 February 2019

Kamu Tidak Bermaksud Membunuhku Kan? [Cuplikan Spring Turns to Spring EP07]


Halimahdaily.com - Sepulangnya dari rumah sakit, Kim Bom-Mi terus saja menanyakan “Apa kamu sudah ingat kejadian kemarin?” Kepada managernya. Hal itu dia lakukan hanya untuk memastikan apakah sang manager benar-benar lupa ingatan karena insiden yang menyebabkannya masuk rumah sakit.


Tentu saja manager merasa terganggu soal pertanyaan itu. Pasalnya, selama ia dirawat dirumah sakit, Bom-Mi telah menanyakan hal itu sebanyak 175 kali. Jika ia menanyakannya 25 kali lagi, maka genap menjadi 200.

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan insiden itu. Semuanya murni kecelakaan. Bom-Mi dan nona Lee-Bom sama sekali tidak terlibat.

Hanya saja, yang dikhawatirkan oleh Bom-Mi maupun Lee-Bom adalah insiden sebelum itu. Ketika Bom-Mi tiba-tiba bertukar tubuh dengan nona Lee-Bom ditengah on-air membawakan berita. Bom-Mi yang saat itu sadar bahwa dia telah berganti wujud, menutup wajahnya dengan kertas lalu keluar dari frame kamera dan melarikan diri.

Inilah yang menyebabkan Manager berteriak-teriak marah dibelakang kamera, lalu ikutan berlari mengejar Bom-Mi yang kabur lewat belakang studio.

Bersamaan dengan itu di lantai atas, sekelompok crew sedang membawa beberapa property untuk syuting tanpa sengaja menjatuhkan benda-benda yang mereka bawa. Disanalah awal mula kecelakaan itu terjadi. Sebuah pot bunga menghantam kepala manager yang sedang mengejar Bom-Mi.

Untung saja hal itu terjadi, kedua wanita itu merasa bersyukur jika manager benar-benar hilang ingatan jangka pendek. Namun, tetap saja mereka merasa cemas kalau-kalau ingatannya kembali. Pasti semua orang akan tahu bahwa tubuh mereka tertukar untuk sebuah alasan yang tak bisa diterima oleh logika manapun.


Untuk itulah, Bom-Mi maupun nona Lee-Bom berusaha keras supaya ingatan itu tidak kembali. Termasuk menghalang-halangi manager untuk melihat rekaman CCTV di tempat kejadian yang membuatnya mengalami luka dibagian kepala. Sampai-sampai Bom-Mi mencabut colokan listrik ketika manajer sedang memutar rekaman CCTV di komputer kerjanya.

Tingkah Kim Bom-Mi menghalang-halangi manager untuk melihat rekaman CCTV tentu saja mendatangkan kecurigaan. Sampai-sampai manager berimajenasi tentang rencana pembunuhan yang dilakukan kedua wanita bernama Bom itu.

Dalam imajenasi pak manajer, ia membayangkan Bom-Mi melempar pot bunga dari lantai atas, sementara nona Lee-Bom memastikan posisi manager berada ditempat yang tepat.


Atau, nona Lee Bom yang menjatuhkan pot bunga dari atas, sedangkan Kim Bom-Mi menyuruhnya untuk berdiri diposisi yang tepat. Sambil menunjukkan ekspresi mengejek kematiannya.

“Kalian berdua, apakah bersekongkol untuk membunuhku?” Ujar pak manager sesaat setelah menghayalkan rencana pembunuhan yang absurd dalam imajenasinya.

“Kamu tidak bermaksud membunuhku, kan!” Teriaknya.

“Aaa. Ke-keugon anieyo!” Jawab Bom-Mi dengan nada lembut. Berbeda sekali dengan dirinya yang asli. Sebab kini jiwa yang ada ditubuhnya milik nona Lee-Bom yang lembut dan feminim.

Keanehan demi keanehan terus saja dirasakan oleh managernya. Dialah satu-satunya orang paling sadar mengenai perubahan sikap Kim Bom-Mi akhir-akhir ini.

Banyak yang baca :



No comments:

Postingan Terbaru

Hey, Kok Sedih? Perlu Sedikit Motivasi Untuk Move On?

Halimahdaily.com - Bukan begini cara menjalani hidup. Membuang banyak waktu dengan bertanya 'apa salahku?'. Tak perlu tanyakan i...

Translate

Post Bottom Ad

Halaman