Apa Yang Bisa Dilakukan Jika Sudah Terlanjur Cinta Pada Orang Yang Tak Punya Hati? - Halimah Daily

Home Top Ad

Post Top Ad

Thursday, 14 March 2019

Apa Yang Bisa Dilakukan Jika Sudah Terlanjur Cinta Pada Orang Yang Tak Punya Hati?

Ilustrasi : saling menyakiti [gambar cuplikan The liar and his lover, Japan movie]

Halimahdaily.com - Cerita hari ini berbeda dari cerita kemarin. Yeah, kemarin tulisanku terkesan pilu, sebab aku memuntahkan segala kesal dan marah pada seseorang yang membuat hatiku cacat. Tapi kali ini, tidak akan pernah ada cerita sedih. Aku sudah sepenuhnya move on.

Kau tahu kenapa aku move-on secepat itu? Tidak, tidak dalam sehari kawanku. Sebenarnya perjalanku cukup panjang. Mungkin hampir menghabiskan setengah tahun untuk melihat apa yang terjadi pada diriku sendiri. Setelahnya, aku menyadari satu hal : “Ternyata aku jatuh hati pada seseorang yang sudah tidak punya hati”.

Kenapa aku bisa berkesimpulan begitu?

Begini, Kalau vampire adalah makhluk pucat dan dingin yang tak punya detak jantung. Maka, mantan kekasihku itu sosok yang agak mirip-mirip dengan vampire. Hanya saja dia punya detak jantung, berkulit coklat dan memiliki nafas yang hangat. Tapi, pada dasarnya dia hantu. Bukan manusia. Jika dia tidak berperasaan, ya wajar saja!

Hahaha. Kalian percaya aku semarah itu? Oh, kalian pikir aku sedang memakinya? Tidak. Aku bukan memaki. Aku hanya bicara kenyataan. Setiap orang yang kejam dan tega membuat orang lain menangis, mereka bisa dikatakan tidak punya hati. Saat aku menyebutnya sejenis vampire, itu hanya sekedar joke saja.

Lupakan soal vampire dan si hantu yang tak punya hati. Kita kembali melihat kenyataan bahwa disekitar kita selalu ada orang yang diam tak bergeming saat ia melakukan kesalahan. Seolah-olah menyakiti perasaan orang lain bukanlah masalah besar baginya. 

Orang-orang seperti ini sangat menjengkelkan. Tapi, mau bagaimana lagi, mungkin mereka tak punya pilihan lain selain membiarkan semuanya berlalu begitu saja. 

Apa yang harus dilakukan?

Tidak banyak yang bisa dilakukan. Hanya cukup beri waktu untuk dirimu sendiri, memahami pola yang terjadi. Jika semua hal yang sudah dijalani hanya merugikan dirimu saja, berhentilah berharap bisa bahagia. Kamu bilang 'cinta'? Tidak ada cinta yang tega menyakiti. Percayalah!

Aku mengenal cukup dekat orang yang sikapnya seperti hantu tak punya hati. Pertama, dia adalah mantan kekasihku. Kedua, adalah diriku sendiri. Ya. Kami berdua ternyata tak ada bedanya.

Mantan kekasihku menjadi sangat dingin dan acuh tak acuh mungkin juga karena pernah mengalami patah hati sebelumnya. Dan, aku menjadi seperti dia semenjak dipatahkan hatiku olehnya berkali-kali. Aku banyak belajar cara menyakiti perasaan orang lain darinya.

Aku tidak tahu setelah ini siapa lagi yang akan menjadi korban patah hati. Aku sendiri tidak mencari hati orang lain untuk dipatahkan. Tapi, kalau dia datang sendiri, setelah diingatkan untuk menjauh tetap tak mau pergi, maka tak ada pilihan lain selain menyakitinya.

Berminat untuk menjadi korban? Mendekatlah! (hehe)

Kalau diingat-ingat, virus patah hati agak mengerikan juga. Seperti zombie. Satu orang ter infeksi, maka dia akan membuat yang lainnya teinfeksi juga.

Jadi, orang-orang yang hatinya pernah patah sebenarnya sangat berbahaya. Dia bisa dibilang mirip vampire, atau bahkan sejenis dengan zombie. Seharusnya kalian berhati-hati.




No comments:

Postingan Terbaru

Hey, Kok Sedih? Perlu Sedikit Motivasi Untuk Move On?

Halimahdaily.com - Bukan begini cara menjalani hidup. Membuang banyak waktu dengan bertanya 'apa salahku?'. Tak perlu tanyakan i...

Translate

Post Bottom Ad

Halaman