Menurutmu, Apa Itu ‘Cinta’? - Halimah Daily

Home Top Ad

Post Top Ad

Sunday, 31 March 2019

Menurutmu, Apa Itu ‘Cinta’?


Halimahdaily.com - Dahulu akulah orang yang paling ingin menghindari kata cinta, sebab aku selalu tidak percaya bahwa cinta sejati itu benar-benar ada.

Dimasa kecil, cinta bagiku hanyalah sebuah kata-kata yang dipakai oleh orang dewasa hanya untuk menghibur hati kekasihnya. Karena dimasakecilku aku melihat orang dewasa disekitarku mudah mengatakan cinta, dan mudah pula membuang cinta.

Akupun ragu bahwa pernikahan adalah ikatan atas nama cinta. Buktinya kedua oranguaku tidak menikah karena cinta. Setidaknya aku mendengar cerita dari ibuku, bahwa dia dulu menikah karena dijodohkan. Selama ini dia memaksa untuk jatuhcinta pada ayahku, entah sudah jatuh cinta atau belum. Aku tidak yakin mereka sekarang sudah saling mencintai.

Dirumahku, aku melihat orangtuaku berupaya untuk saling melindungi, meski sering juga aku melihat mereka saling mencaci. Gejolak tangis dan kemarahan sering terjadi, sama seringnya dengan melihat mereka berdua saling tertawa. Begitukah cinta?

Kini, ketika usiaku telah mencapai usia pernikahan. Aku melihat banyak cinta disekitarku. Cinta orang-orang kepadaku, dan juga cintaku kepada orang-orang. Semuanya tampak bersinar dan menuju kepada tujuannya masing-masing. Setahuku, cinta selalu punya satu tujuan. Karena cintaku begitu.

Cintaku menuju satu orang. Tak perduli ada berapa cinta yang menujuku, aku tetap menuju padanya.
Cinta menurutku adalah bagaimana cara mengabaikan dan diabaikan. Cinta adalah tentang bagaimana memberi dan menerima. Cinta adalah tentang memaafkan. Definisi yang aneh.

Saat ini, aku masih belum percaya bahwa cinta sejati itu benar-benar ada. Yang aku tahu, selama aku merasakan cinta, aku hanya perlu bertahan dan menuju kekasihku, meski dia pergi menjauh.

Aku akan terus menujunya sampai bosan dan lelah. Jika sudah bosan dan lelah, mungkin aku akan berhenti menuju, lalu mencari tempat untuk beristirahat sendirian. Aku akan membuka mata lebar-lebar, melihat cahaya-cahaya cinta yang berterbangan mengelilingi orbitnya masing-masing. Jika  kutemukan kekasihku sedang menuju cintanya, aku hanya akan tersenyum pahit sambil berkata 

“berbahagialah dengannya, aku akan menontonmu dari sini”.

Jika aku telah lupa pada orang yang kucintai, mungkin aku akan mulai melihat cinta yang selama ini menujuku. Tak perduli aku mencintainya atau tidak, aku mungkin akan memilih salahsatu yang terbaik diantara mereka.

Ya, kurasa begitulah cinta orang dewasa. Lebih masuk akal dibanding cerita cinta dalam dunia dongeng.

No comments:

Postingan Terbaru

Hey, Kok Sedih? Perlu Sedikit Motivasi Untuk Move On?

Halimahdaily.com - Bukan begini cara menjalani hidup. Membuang banyak waktu dengan bertanya 'apa salahku?'. Tak perlu tanyakan i...

Translate

Post Bottom Ad

Halaman